Selasa, 13 Februari 2024

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF

 




JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN

MODUL 1.4. BUDAYA POSITIF

Rosdiana Shadiqin, S.Pd

CGP Angkatan 9 Kabupaten Rokan Hulu

  Assalamualaikum Wr,Wb

Kembali bertemu lagi dengan saya, Rosdiana Shadiqin,S.Pd Calon Guru Penggerak Angkatan 9 dari SMA Negeri 3 Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Pada kesempatan ini saya akan menceritakan tentang apa yang telah saya lakukan pada pendidikan guru penggerak di materi modul 1.4 yaitu tentang Budaya Positif.

Seperti biasanya setelah mengikuti proses pembelajaran dan menyelesaikan berbagai tugas maka untuk menggambarkan modul 1.4 dan ini merupakan tugas setelah berakhirnya modul yang dipelajari sebagai seorang Calon Guru Penggerak. Bagaimana pengalaman selama proses pembelajaran dan perasaan selama mempelajari modul 1.4 saya sampaikan dalam tulisan ini.

Pelajaran dalam modul 1.4 ini telah selesai dan  saya akan menceritakan refleksi seperti biasanya dengan menggunakan model 4F yang dapat diterjemahkan model 4P yang diprakarsai oleh Dr. Roger Greenaway yaitu:

1.      Facts( Peristiwa)

2.      Feelings ( Perasaan)

3.      Findings ( Pembelajaran)

4.      Future ( Penerapan )

Saya akan tuliskan satu persatu pengalaman dan refleksi saya:

1.      Facts(Peristiwa)

Setelah mempelajari modul 1.3 tentang Visi Guru Penggerak dan dilanjutkan ke modul 1.4 tentang Budaya Positif. Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dimana pembelajaran modul 1.4 sudah dimulai pada tanggal 29 September 2023 dengan dibuka oleh Mulai dari Diri dan mempelajari materi  eksplorasi konsep yang dipelajari secara mandiri. Pada modul 1.4 tentang Budaya Positif ini banyak ilmu baru yang saya pelajari. Dimulai dengan Mulai dari diri dengan mempelajari sub modul dengan tujuan pembelajaran khusus mengaktifkan pengetahuan awal apa yang telah dipelajari sebelumnya tentang konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara dihubungkan dengan konsep lingkungan dan budaya positif di sekolah. Kemudian dilanjut ke sub modul Eksplorasi konsep yang mencakup beberapa bagian yaitu : Disiplin positif dan Nilai-nilai Kebajikan Universal, Lima Posisi Kontrol,teori Motivasi, Hukuman dan Penghargaan, Restitusi, Kebutuhan Dasar Manusia dan Dunia Berkualitas, Segitiga Restitusi.

Pada tanggal 06 Oktober 2023 kami bertemu di ruang kolaborasi yang didampingi dengan fasilitator Ibu Nartianis mulai pukul 13.00 – 15.15 membahas tentang beberapa kasus anak. Kami dibagi menjadi 3 kelompok untuk memecahkan permasalahan yang ada dengan menyelesaikan kasus tersebut dengan segitiga restitusi, serta menjelaskan posisi kontrol. Diskusi berjalan dengan baik, dan hasil diskusi akan dipresentasikan pada hari berikutnya. Ruang kolaborasi dilanjutkan pada hari berikutnya yaitu pada tanggal 09 Oktober 2023 , pada pertemuan ini setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi pada pertemuan sebelumnya. Diskusi berjalan begitu semangat, dimana setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya dengan sangat menarik, dan perdebatan pendapat yang begitu sengit. Akan tetapi itu semua biasa dalam proses pembelajaran kami pada saat presentasi kelompok . Ibu Nartianis terlihat  begitu senang melihat pembelajaran siang itu, karena kami belajar dengan begitu semangat. Kemudian hasil video presentasi tugas kami yang berasal dari  hasil diskusi , kami kirim ke LMS.

Setelah itu kami mendalami materi bersama instruktur Ibu Fitriani Ratnasari Dewi   di Elaborasi Pemahaman pada tanggal 13 Oktober 2023. Pemahaman saya menjadi bertambah jelas setelah mendapat pencerahan dari instruktur. Kemudian lanjut saya mengerjakan  tugas  membuat Koneksi antar materi, dimana saya harus mengaitkan materi sebelumnya dengan materi sekarang. Dan di akhiri dengan membuat Aksi Nyata. Dengan harapan setelah mempelajari sub-sub modul tersebut Calon Guru Penggerak akan mampu menjadi motor penggerak perubahan budaya positif di satuan Pendidikan masing-masing dengan berkolaborasi bersama para pemangku kepentingan agar tercipta ekosistem sekolah yang lebih berpihak pada murid sesuai dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara.

2.      Feelings ( Perasaan )

Perasaan saya selama mempelajari modul 1.4 tentang Budaya Positif ini adalah senang dan menjadi semakin termotivasi untuk lebih semangat dalam menjalankan Pendidikan Guru Penggerak. Selain itu saya juga bersemangat dalam menerapkan dan menjalankan budaya positif yang diterapkan di kelas dan di sekolah. Semangat dan motivasi saya ini akan membuat aura positif dalam menjalankan budaya positif di kelas dan di lingkungan sekolah. Penerapan patuh terhadap peraturan, penerapan budaya 5S dengan motivasi internal, siswa dengan kesadarannya sendiri melakukan budaya positif.

Penerapan posisi kontrol juga menjadi perhatian bagi saya, Alhamdulillah dengan mendapatkan materi posisi control saya lebih bisa mengahdapi siswa lebih baik. Biasanya posisi control penghukum yang sering saya jalankan, dengan mendapat pencerahan ini saya berusaha posisi control meneger.

3.      Findings ( Pembelajaran)

Pembelajaran bermakna yang saya peroleh setelah mempelajari modul 1.4 adalah bahwa sebagai calon guru penggerak harus mampu menempatkan diri dalam posisi kontrol yang tepat dalam penerapan budaya positif disekolah yaitu posisi kontrol sebagai manajer dengan menerapkan segitiga restitusi sebagai solusi ketika ada murid yang melanggar keyakinan kelas. Kenapa dengan segitiga restitusi? karena dengan melakukan penyelesaian masalah menggunakan restitusi menciptakan kondisi bagi murid untuk memperbaiki kesalahan mereka, sehingga mereka bisa kembali pada kelompok mereka, dengan karakter yang lebih kuat (Gossen; 2004). Dan saya merasakan hal tersebut memang benar adanya, menyelesaikan masalah dengan hukuman ternyata tidak dapat menyelesaikan masalah justru akan membuat keadaan semakin rumit. Segitiga restitusi adalah penyelesaiannya. Dengan segitiga restitusi masalah selesai dengan damai dan anak-anak pun tidak kehilangan identitas mereka, justru mereka Kembali dengan karakter yang lebih kuat, kokoh  dan lebih baik.

4.      Future ( Penerapan)

Setelah mempelajari modul 1.4 ini yaitu tentang budaya posistif maka saya lebih paham tentang Disiplin positif dan Nilai-nilai Kebajikan Universal, Lima Posisi Kontrol,teori Motivasi, Hukuman dan Penghargaan, Restitusi, Kebutuhan Dasar Manusia dan Dunia Berkualitas, Segitiga Restitusi. Perubahan yang saya rasakan adalah saya merasa harus tergerak, bergerak dan menggerakkan orang-orang yang ada di sekitar saya untuk segera mengetahui materi yang saya dapatkan ini. Hal yang akan saya lakukan untuk melakukan perubahan yang positif dengan lebih memperhatikan kebutuhan peserta didik, menggunakan posisi kontrol sebagai manager dalam menangani kasus siswa, menerapkan segitiga restitusi dan selalu menganalisis secara reflektif dan kritis penerapan budaya positif disekolah dengan berkolaborasi dengan warga sekolah dan berbagai pemangku kepentingan, walau hal tersebut  memerlukan waktu yang tidak sebentar karena melakukan perubahan yang sudah menjadi kebiasaan tidak lah mudah. Tapi kita harus bergerak menuju perubahan yang lebih baik.

 

2 komentar:

  1. Hasil refleksi sangat menginspirasi, memotivasi..
    Keren
    Semangat berubah bu rosdiana..

    BalasHapus
  2. Terimakasih atas dukungannya ibu
    Semangat buat kita semua untuk pendidikan
    yang lebih baik ke depan

    BalasHapus

Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 3.3

  JURNAL REFLEKSI   DWI MINGGUAN MODUL 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK POSITIF PADA MURID Rosdiana Shadiqin, S.Pd CGP Angkatan ...